RSS
Sampingan

Sajak ‘kalaupun tidak’ ini ditulis oleh tere liye ..
Mungkin bisa sedikit menyentilmu .

Sajak “kalaupun tidak”

kalaupun dia tidak tahu kita menyukainya

kalaupun dia tidak tahu kita merindukannya

kalaupun dia tidak tahu kita menghabiskan waktu memikirkannya

maka itu tetap cinta. Tidak berkurang sesenti pun perasaan tersebut

justru dengan ngotot ingin bilang, ingin pacaran, ingin aneh-aneh,

perasaan itu tiba-tiba bermetamorfosis menjadi egoisme dan sebatas keinginan yang tidak terkendali saja

bersabar dan diam lebih baik

jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan terbaiknya

jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik

Teruntuk seseorang yang sedang terjangkit virus merah jambu

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 3, 2017 in Cinta

 
Galeri

Pelatihan Rajut Gratis di CFD

Sanggar Rajut

Pada hari Minggu, 10 April 2016, kami kelompok 5 industri B bersama Sanggar Rajut Solo mengadakan pelatihan merajut gratis. Pelatihan tersebut dilaksanakan di CFD Slamet Riyadi pada pukul 06.00-08.30 WIB. Masyarakat sangat antusias dalam mengikuti pelatihan merajut gratis tersebut.

Lihat pos aslinya

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 8, 2016 in Uncategorized

 

tegami

lagi seneeeeeeeng banget sama lagu ini..

yang nyanyi Angela Aki, judulnya tegami . artinya surat

 

 

Haikei kono tegami
Yonde iru anata wa
Doko de nani wo shite iru no darou
Juu go no boku ni wa
Dare ni mo hanasenai
Nayami no tane ga aru no desu
Mirai no jibun ni atete kaku tegami nara
Kitto sunao ni
Uchi hakerareru darou
Ima makesou de nakisou de
Kiete shimaisou na boku wa
Dare no kotoba wo
Sinji harukeba ii no?
Hito tsushikanai
Korobore ga
Nan domo barabara ni warete
Kurushii nakade
Ima ikite iru
Ima ikite iru
Haikei arigatou
Juu go no anata ni
Tsutaetai koto ga aru no desu
Jibun to wa nani de
Doko e mukau beki ka
Toi tsuzukereba miete kuru
Areta seishun no
Umi wa kibishii keredo
Asu no kishi beto
Yume no fune yo susume
Ima makenai de nakanaide
Kiete shimaisou na toki wa
Jibun no koe wo
Shinji aruba ii no
Oto nano boku mo kizutsuite
Nemurenai yoru ha aru kedo
Nigakute amai
Ima ikite iru
Jinsei no
Subete ni imi ga aru kara
Osorezuni
Anata no yume wo sou datete
Lalala lalala lalala
Keep and believing
Lalala lalala lalala
Keep and believing
Keep and believing
Keep and believing
Makasou de nakisou de
Kiete shimaisou na boku wa
Dare no kotoba wo shinji arukeba ii no
Makenai de nakanai de
Kiete shimaisou na toki wa
Jibun no koe wa
Shinji arukeba ii no?
Itsu no jidai mo
Kanashimi wo
Sakete wa dore nai keredo
Egao wo misete
Ima ikite ikou
Ima ikite ikou
Haikei kono tegami
Yonde iru anata ga
Shiawasena koto wo negaimasu
translete
Untukmu,
Yang membaca surat ini
Dimana kamu dan apa yang kamu lakukan sekarang?
Bagi saya yang berumur 15 tahun
Ada benih kekhawatiran yang tidak bisa saya beritahu pada siapa pun
Jika itu surat yang ditujukan padaku di masa depan
Tentunya aku bisa benar-benar curhat untuk diriku
Sekarang, tampaknya aku akan kalah dan menangis
Untuk seseorang yang tampaknya akan menghilang
Kata-kata siapa yang harus aku percaya?
Ini satu-dan-hanya hati yang telah patah berkali-kali
Di tengah rasa sakit ini
Saya tinggal saat ini

Untukmu, 

 Terima kasih 

Aku punya sesuatu untuk menceritakan tentang 15 tahun kamuJika kamu terus bertanya apa dan di mana kamu harus pergi 
Kamu akan dapat melihat jawabannya

Laut kasar pemuda mungkin sulit 

Tapi baris perahu pada mimpi Anda 
Menuju pantai besok

Sekarang, jangan dikalahkan dan jangan meneteskan air mata 

Selama masa ini saat tampaknya kamu akan menghilang 
Percayalah pada suaramu sendiri 

Bagiku secara dewasa, ada malam tanpa tidur ketika aku terluka 
Tapi pahit manis kehidupanku sekarang telah hadirAda sesuatu yang berarti segalanya dalam hidup

Jadi bangun impianmu tanpa takut 
Terus percaya

Sepertinya aku akan dikalahkan dan menangis 

Untuk seseorang yang tampaknya akan menghilang 
Kata-kata siapa yang harus aku percaya?

Harap jangan dikalahkan dan jangan meneteskan air mata 

Selama masa ini saat kamu tampaknya akan menghilang 
Percayalah pada suaramu sendiriTidak peduli kita berada dimana

Tidak ada jalan yang jauh dari kesedihan
Jadi tunjukkan senyummu, dan terus hidup saat ini 
Terus hidup saat ini 

Untukmu, 
Yang membaca surat ini 
Saya berharap kamu bahagia

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 29, 2016 in Uncategorized

 

maruta ris mawa riris

(angin pelan membawa gerimis)

bukan salah angin jika geraknya menjatuhkan sebuah rintik

hanya matamu yang tak bisa menyembunyikan sebuah isak

sesapi puan…

kau salahkan atau tak ,

angin hanya menjalani kodrat

 

 

 

Kendal, 24 Maret 2016

 

 

 

 

 

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 24, 2016 in Uncategorized

 

Ami menari .

Sedetik kemudian ami mulai menari , menari tiada henti . Berputar kiri kanan berkitar-kitar . Beberapa menit setelahnya ia tergeletak lemah . Paru-parunya berdegup kencang . Ingin sekali ia berteriak , tapi tak mampu . Ami ingin sekali saja bermusuhan dengan tabung oksigen .

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 7, 2014 in Uncategorized

 

Kumpulan Singkatan Gelar Akademik (Sarjana, Magister)

Kumpulan Singkatan Gelar Akademik (Sarjana, Magister).

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 12, 2013 in Uncategorized

 

sunan kali jaga

Putra Tumenggung Wila Tikta di Majapahit yang bernama Jala Said gemar berjudi. Ia bepergian sampai di Jepara. Bila kalah judi ia menyamun, menghadang orang yang berjalan di hutan Jati Sekar, arahnya timur laut Lasem. Suatu hari Sunan Bonang sedang lewat di situ, dihentikan akan dibegal, Sunan Bonang berkata, “Besok jika ada orang lewat di sini, berpakaian serba hitam serta bersumping bunga wora-wari (bunga sepatu) merah begallah ia.” raden Said menurut. Sunan bonang dilepaskan melanjutkan perjalanannya. Antara tiga hari lebih, Raden Said menghadang orang yang berpakaian serba hutam bersumping bunga wora-wari merah itu. Setelah dihentikan oleh Raden Said, Sunan Bonang menjadi empat. Raden Said sangat ketakutan, lalu bertobat, sembuh dari perbuatan jahat. Ia lalu bertapa selama dua tahun atas perintah Sunan Bonang. Setelah bertapa Raden Said pergi ke Cirebon. Di situ bertapa lagi di tepi sungai, namanya Kali jaga. Raden Said lalu ganti nama menjadi Kali Jaga. Kemudian ia dijadikan ipar oleh Sunan Gunung Jati yang menguasai daerah Cirebon, dijodohkan dengan saudara mudanya.

Sumber : Babad Tanah Jawi yg dialihbahasakan ke dalam bahasa Indonesia oleh HR. Sumarsono

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 22, 2012 in Uncategorized